Tes Bebas TBC di RS Premier Jatinegara untuk Syarat Visa UK tahun 2016

Halo pembaca, sebagian besar dari kalian pasti belum pernah melakukan tes bebas TBC. Termasuk saya juga sebelumnya, yang terpaksa tes ini untuk prasyarat pengajuan visa Tier 4 ke UK. Dalam bayangan saya awalnya, tes bebas TBC yang seharga 690 ribu rupiah (17 Mei 2016) mencakup tes dahak dan sebagainya. Ternyata pada dasarnya tes anti TBC hanya terdiri dari foto rontgen thorax yang kemudian diamati oleh dokter ahli radiologi. Tes ini sebenarnya sudah pernah saya lakukan sebagai prasyarat mendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP. Namun karena pihak imigrasi UK mensyaratkan tes dilakukan hanya di tiga rumah sakit Indonesia, RS Premier Bintaro, RS Premier Jatinegara, dan salah satu RS di Bali maka saya melakukan tes ulang.

Sebenarnya saya agak parno dengan tes ini, takut hasilnya menunjukkan positif laten TBC. Kakek saya pernah mengidap TBC sewaktu umur saya 8 tahun. Salah satu yang unik tentang tes TBC di RS Premier Jatinegara, satu hari setelah tes anda akan deg-degan menunggu hasil. Jika menerima panggilan telepon keesokan harinya, berarti anda dicurigai terjangkit TBC dan perlu pengecekan sputum atau dahak. Dan tes dahak bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan karena spesimen dahak perlu dikembangkan secara ilmu mikrobiologi. Maka saran saya bagi yang ingin membuat visa UK, tes bisa dilakukan paling cepat 6 bulan sebelum keberangkatan. Karena sertifikat yang diterbitkan oleh RS Premier itu berlaku sampai 6 bulan setelah tes dilakukan. Biasanya universitas UK intake di bulan September sehingga dari bulan Maret dan April tes sudah bisa dilakukan. Hal ini juga perlu dilakukan untuk menghindari antrian pendaftaran di waktu-waktu padat pengajuan visa UK pada bulan Juni.

Berikut langkah-langkah dan tips jika anda ingin melakukan tes bebas TBC di RS Premier Jatinegara:

  1. Lakukan dulu booking melalui telepon 1500908 di bagian medical check up untuk tes TBC Visa UK. Dokumen yang perlu disiapkan adalah paspor asli yang masih berlaku dan pas foto 4×6 latar belakang warna biru. Usahakan datang jam 9 karena sistem menganut first come first serve. Semakin telat semakin lama anda menunggu.
  2. RS Premier Jatinegara dapat dijangkau dengan transportasi umum Commuter Line (turun di stasiun Jatinegara disambung dengan angkot biru ke arah Kampung Melayu) atau Transjakarta (turun di halte RS Premier atau Kampung Melayu) atau dengan layanan ojek online yang cepat dan nyaman.
  3. Sampai disana, langsung ambil nomor antrian di lobby sebelah kiri dari arah masuk. Ambil antrian untuk bagian medical check up. Setelah melakukan administrasi, anda akan disuruh untuk menuju lantai 7 (bagian medical check up).
  4. Hanya ada satu ruangan di lantai 7, langsung menuju ke ruangan sebelah kanan dari keluar lift untuk bertemu perawat dan menyerahkan berkas.
  5. Anda akan diminta untuk mengisi formulir dan kuesioner mengenai latar belakang dan riwayat TBC. Tidak banyak yang perlu diisi, hanya 10 menit dibutuhkan untuk mengisinya. Saat mengisi lembar sertifikat harus benar-benar teliti karena itu yang akan dicetak di sertifikat bebas TBC nantinya, jangan sampai ada kesalahan terutama nomor pasport.
  6. Tunggu panggilan untuk melakukan foto rontgen dan setelah selesai anda akan diminta menunggu sebentar untuk mengecek draft sertifikat apakah sudah sesuai atau belum.
  7. Setelah selesai anda dapat melakukan pembayaran. Anda akan diberikan souvenir dan bukti pengambilan sertifikat yang harus dibawa saat pengambilan.
  8. Jika hasil ingin diambilkan oleh orang lain, anda perlu membuat surat kuasa yang formatnya bisa diminta ke perawat. Orang yang mewakilkan hanya perlu membawa surat kuasa dan bukti pengambilan.
  9. Esok harinya berdoa agar anda tidak ditelepon pihak RS karena jika ya maka artinya anda perlu melakukan tes dahak karena ada kecurigaan TBC.
  10. Jika tidak menerima telepon, anda bisa mengambil hasilnya siang hari dari jam 12 sampai jam 3:30.

Sekian cerita dari saya, semoga bermanfaat untuk pembaca semua yang ingin melakukan tes TBC untuk syarat visa UK.

Ronald Sukianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *